haloooooo assalamualaikum

Jumat, 01 Februari 2013

Pendakian Extreme Gunung Ciremai

Waktu itu kita berlima tiba2 ber 4 hebatkan ??

oke mulai jalan ke cibunar dari pos linggar jati tuh ujan deres bgt, kebayang gak lo ? iya dingin lah mana tanjakan mulu lagi .. hahah

tar gw lanjutin yah, ni modem mau di pake temen gw yg berhasil Licensed windows 8 nya ... 

Di Pengasinan nih Sebelom puncak

Selasa, 11 Desember 2012

# Mount Day

Selamat Hari Gunung seluruh dunia, sejak 11 Desember 2002 ..
Kini sudah berjalan 10 tahun hari peringatan Gunung se-Dunia, Harapan dan segala Cita2 mungkin seluruh pendaki, petualang, penggiat, maupun pecinta itu hampir sama yaitu ingin alam (Gunung *red) bebas yang indah ini bebas tercemar dari segala apapun bentuk kerusakan, mudah-mudahan seluruh warga bumi bisa menjaga keindahan yang Alloh berikan ini dan bisa merawatnya hingga sampai anak cicit kita menikmatinya pula.

Alam yang begitu luas dan cantik ini sayang bila di sia-siakan, oleh karenanya marilah kita jaga kelestarian alam ini yang juga di anjurkan oleh sang maha pencipta untuk menjaganya, Ingat!!! seberapa kecil atau sepele pun keperdulian kita terhadap alam niscaya akan bermanfaat besar di kemudian kelak.

Bravo Petualang, Penggiat, Pendaki, Penikmat, Pecinta Alam !!!


      dengan bangga,


            Budi Islami
  (Wong Alas Adventure)

Thufail Alghifari - Democrazy

Cho intro:
di dalam hati ku bertanya kegilaan ini
menusuk sanubari menikam asa
dan butakan nurani

Nafas Degradasi peradaban Zaman
ketika para samiri semakin bebas berkeliaran
Gentayangan Dalam percaturan Aqidah sempalan
Kombinasi majas liberal dan logika sompral
Kaderisasi Abdullah bin ubay bin saba bin dajjal
Cangkok modernitas dari kupasan sinetron berlabel dakwah abal-abal
Kacung Dollar yang coba ambil alih kapitalisme dan pembodohan serial
sinetron dalam skenario para pembual
Lalu akhiri setiap chapter Tauhid dengan kuburan meledug,
Mayat penuh belatunglah, kecoalah, cacinglah
Penuh lintahlah lalu bau busuk dan sampah
Sama persis seperti Aqidah para kurawa
Yang caplok sengketa beras bulog
Dari blok konsumerisme rapelan anggota dewan & prestasi jeblok
Tidak beda dengan bisnis vcd porno glosiran glodok
Terkombinasi dalam dana illegal kemunafikan pemilu elit-elit bolot
Mencolok seronok
Mengambil kesempatan dalam kesempitan
Lalu lempar retorika dengan tampang sok menawan
Mengkonsumsi wacana democrazy para legislatif
Dan air lendir kamar hotel sebagai rileksasi alternatif
Kacung zionis yang coba berlaga hanif
Sambil back up prostitusi progresif
Jaringan mafia kemunkaran yang makin atraktif
Hak asasi seperti apa sih yang kalian maksud?
Ketika media jerumuskan propaganda
Mengupas bangkai dan memonopoli sajadah
Menyerang ulama lalu dustakan agama
Persis seperti dusta besar konspirasi yang coba bungkam
Keteguhan Ba’asyir dan poligami Abdullah Gymnastiar

Chorus :
Hati-hati Freemasonri
Terbangun dari rotasi konspirasi
Energy hirarki para tirani
kamuflase hak asasi

skenario pirasi pion konsumerisme klub rotari
voting tentang prostusi dan hak asasi
atas nama kebenaran dari kacamata demokrasi
Undercover!
Agenda tersembunyi ini takkan bisa di barter
Mulai dari isu anti poligami yang dibuat santer
Di carter dari kepentingan fenomena anti teroris ala para crusader
Jual beli saham ibu pertiwi
Untuk devisa dari percaturan departemen maksiat dalam negeri
Playboy takkan mati !!!
Sejak nurani dewan pembantaian rakyat
Membungkam poros indosat
Diatas saham generasi kami
yang dijual dari Riba korupsi BUMN dan MTV
moralitas ejakulasi dana rapelan
bumbu kolesterol pilkada dari kurs busway dan tradisi Banjir Jakarta
imbas invasi kapitalisme dataran tinggi rasuki daerah
Villa pariwisata dan devisa bisnis ejakulasi merajalela
Retorika bagi hasil dan bunga bank
topeng pemodal berwatak hitler yang makin edan
Maka apa arti RIBA?
sejak slogan syariah masih terlalu lugu tuk sterilkan Bank Indonesia dari intervensi IMF
bercampur bersama asset keuntungan jaringan film BF
bensin fatwa haram departemen agama
yang menjilat ulang ludah bisnis minuman keras
atas nama bea dan cukai departemen perdagangan
dan kemajuan pariwisata
persis seperti para munsyid yang mengumpulkan dana untuk palestina
atas nama Jihad dan Dakwah
sambil menunda waktu sholat tepat waktu ketika Adzan tiba
atas nama fiqud dakwah atau takut kehilangan massa
mengaku aktivis dakwah sambil memelihara Taghut yang tak ada habisnya

Chorus :
Hati-hati Freemasonri
Terbangun dari rotasi konspirasi
Energy hirarki para tirani
kamuflase hak asasi

bicara soal zionis dan dakwah atas nama gerakan reformis
perhatikan kelakar para aktivis mulai prejudis, ironis, opportunis
pakai bendera palestina dimana-mana
bicara Jihad Fi Sabilillah
tapi disuruh nikah
malah nawar ukhti dibatas waktu kuliah
akhwat kok di order
emangnya mikrolet
ngak usah ngomong jihadlah
jihad yang aduhai aja nggak berani
gimana mau bicara jihad kayak di Palestina
ya tapi akhirnya ada juga yang berani walimah..tapi ya gitu deh
ngaji pulang ngaji pulang habis walimah ngilang
Realita mulai samakan Tuhan dengan uang
Kalau tidak dia bakal hengkang
Ngambek kayak Gamal Abdul Naseer sama Hasan Al Banna ketika membangkang
Bacot shiffin merajela lalu angkat bendera perang
democrazy kegilaan merasio dilema habiburahman el shirazy
sejak VJ Rianti mendominasi sinema ayat ayat cinta
berharap sajadah cinta mesra bertasbih
dengan lusinan konsumerisme ibu kota
yang tak kunjung beri harapan pada lusinan pemerkosaan akhwat di abu graib
terlalu gaib untuk mampu terjemahkan aib
begitulah democrazy mendominasi hegemoni dengan budaya salib
menyalib rongsokan retorika yang makin kehilangan bait jadi diri
dari lawakan penghisap rokok kapitalis yang coba bicara revolusi
pelacur marx dan nietzhie dari prostitusi stadium zionis tingkat tinggi
level murtad yang makin kehilangan trombosit aqidah islami
logika kronis retorika statis apatis
seidiot syahadat kita di turnamen sepakbola piala asia yang sarat doktrin kapitalis

Thufail Alghifari - Invasi Zionisme


Korosi huru hara di akhir zaman
Blok hitam eksekusi Sayanim terus menggeram
Catatan tiada akhir tuntaskan ambisi mutakhir
Provokasi perang salib penipu Tuhan dari tetesan darah Apocalypse
Geofisika historical operasi Sphink hingga black September Kebenaran media bermain silicon untuk misi abadi ke 24 protokol Zion
Muslihat resolusi 242 dan PBB menjadi kaki tangan mereka
Merekrut dioksida badan koordinasi inteligen negara
Bahkan PBB atau CIA profetik skenario aggressor sindikat akronim yahudi
Bersihkan senator kotor formasi Ambassador perekrutan komunikator
Kontrol mobilisasi cita-cita Haykal Sulaiman
Nikita Kruscev hingga Viktor Ovtrovsky. Al Khadafi hingga Simon Perez
Modifikasi kamikaze yang membuat Charles Manson layak menjadi maskot Amerika 
Untuk wacana harfiah kepalsuan propaganda
Instruktur lelucon Tel Aviv dalam pelacuran midrasha
Inflasi nada sejarah dusta Galilea yang tetap harus membayar mahal
Legenda syahid Shabra Shatilla dan voltase Fallujah

Tidak ada perang seteror perang terhadap Zionizme …

Dadu telah terlempar
Permainan tipu daya perang semesta akan segera berkobar
Referensi target merah sinyal sub kordinat
Nota faktual salinan informasi arena combat
Umpan matang dalam wacana kelabu
Tidak terlihat dalam kasat mata baku
Tidak terdengar dari mainstream yang lugu
Verifikasi ambisi spesifik Megalomania
Epitome dusta bayonet Sodom dan Gomora
Rakitan diplomatic sepicik Ellijah Muhammad
Insiden Malcolm dan Kanosa kehancuran Baghdad
Cerita invasi Teheran hingga dataran tinggi Golan
Kassa m-o double s-a-d ( M.O.S.S.A.D )
Yang definisikan terorisme pada antisemitisme
Raja raja pagan yang ingin kuasai dunia
Ketika barikade Sharon menembus ke ruang tamu kita
Pion catur pariwara dan benih konsumerisme
Uang, sex dan kekuasaan dari racun materialisme
Terbaca dalam analisa spesifik
Suatu ketika scientific terlalu bodoh untuk percaya pada akhir zaman

Tidak ada perang seteror perang terhadap Zionizme

Senin, 03 Desember 2012

Thufail Alghifari - Karavan Senja

Terkenanglah darah itu, mereka yang telah pergi
Terdengarkah suara itu, Panggilan yang memanggil
(Demi Alloh dan para RosulNya)
Terjaga dari segala kekufuran

Untuk mereka yang telah pergi, mereka yang telah memberikan segalanya bagi ummat ini

Peluru di depan setiap sisi barisan
Dapati harapan nyawa tak tersisa
Kota tua di setiap kebisuan deru debu
Menapaki jejak para tentara jahiliah
Terhampar di atas kenangan strategi qabal
Di atas sehelai sorban tak di kenal
Perang parang bersarang di antara peperangan panjang
Kesturi pewaris bunga-bunga Surga yang tak akan hilang
Berjuta mayat tak bersalah, anak-anak tak berdosa
Di antara hijab yang menjadi saksi kepergian para Syuhada
Altilery dari ahklak Robbani
Sejenak jingaku terpaku tak tersentuh habis batas-batas Neraka
Bocah-bocah yang menangis menatap hampa, tak tahu lagi di mana ayah dan ibu mereka
Bangkitlah singa-singa Islamku ! pikirkanlah tungganan mu sahabat
Karavan Surga telah menunggu kita
Panggilan hijrah dari sebaik-baiknya langkah
Jihad tidak dengan negosiasi
Jihad tidak dengan perundingan damai, tidak juga dengan dialog
Jihad adalah sebaik-baiknya perlawanan
Membakar peluru historis
Dari Hasan Al-Banna hingga Syekh Abdullah Azzam
Ikhwanul Muslimin hingga Al-Qaeda
Lihatlah negeri di mana saudara-saudara kita terjajah
Karena ku tak salahkan musuh yang datang dengan persiapan dan kekuatan yang matang, tetapi ketika mereka ada untuk menindas Islam, maka jalan kita adalah berJIHAD dan BANGKIT untuk tetap terjaga di jalan Alloh

Ya Alloh kuatkanlah hamba-Mu

Iringi setiap angin yang hembuskan kematian
Kini saatnya merapatkan barisan
Berdiri tegak patahkan gejolak kekufuran
Prioritas ibadah adalah pondasi utama
Pengetahhuan menjadi bekal amunisi
Ukhuwah adalah kekuatan, berdiri dari cermin Mukmin sejati
Pujangga penerus amanah Rosullulloh saw
Membakar batas air raksa jahilliah
Suatu ketika Islam berkibar dari kejayaan Robbani

Penyempurna warisan perjuangan Anbbiya
Rahmatan lill’alamin dari kekhalifahan Islamiyah
Intifadhah hingga akhir sejarah
Jenin, Gaza, Serbia, Checnya, Kasmir, Malaysia
Yerussalem, Irak, Afghanistan, Phillipina, Thailand
Kosovo, Brosni hingga Sumeria
Poso, Ambon, Pakistan, Karbala, Nigeria
Jakarta, Mekkah, Perancis, Madinah
Jihad hingga seluruh tanah Islam di dunia !
Tak ada lagi waktu yang tersia-sia kan
Genderang perang telah berkibar
Hingga tidak ada tempat bagi Zionis Yahudi dan antek-anteknya
Mengenang setiap jiwa pendaulu kita
Dari Khalid bin Walid hingga Sallahudin Al-Ayyubi dan Abdul Aziz Ar-Rantisi
Hingga titik darah penghabisan
Amal ma’ruf nahi mungkar
Karena tidak ada yang sia-sia
Tidak akan ada yang sia-sia dalam membela Islam
Allahhuu Akbar !

Allohhh .. di sini ku menghadap-Mu
Allohhh .. restuilah harapanku
Bersatulah seluruh ummat Islam !

Terkenanglah darah itu, mereka yang telah pergi
Terdengarkah suara itu, Panggilan yang memanggil
(Demi Alloh dan para RosulNya)
Terjaga dari segala kekufuran

Zine Intifadhoh

Bismillahirrahmanirrahim, 
Kali ini saya mau bagi2 zine buatan temen saya nih, ya walaupun saya belum bisa buat sendiri semoga nanti setelah banyak belajar bisa buat zine sendiri :)  aminn ...
Ini zine perlawanan (Intifadhoh) terhadap zionis Israel,
silahkan di baca benar-benar karena isinya Insyaallah bermanfaat :) dan bisa juga di bagikan ke semua teman2 siapapun :) 
Buka mata kalian Saudara-saudara ku :) .. silahkan menikmati ...
Page 1

Page 2






Jumat, 09 November 2012

Petualanganku, Mana petualanganmu ? :p

               Share sedikit pengalaman saya di alam bebas, kali ini perjalanan ke Gunung Semeru 3676 MdPL. Disana terdapat banyak flora yang tidak bisa saya uraikan karena terlalu banyak, dan juga tentunya fauna yang banyak juga walaupun saya tidak terlalu banyak melihat disana. Tapi saya yakin disana banyak juga terdapat fauna yang eksotis dan mengagumkan :) hehe



Semeru 
               Siapa sih yang tidak mengetahui Gunung Semeru yang merupakan Gunung/tanah tertinggi di pulau jawa ini. Dalam perjalanan saya kesana sekitar 14-19 Mei 2011 lalu merupakan pendakian Gunung luar Banten kedua kalinya setelah Gunung yang pertama di daki yaitu Gunung Pangrango yang terletak di daerah Bogor/Cibodas - Jawa Barat. Dalam perjalanan ke Semeru ini perlu kalian ketahui posisi saya pada saat itu sedang duduk di kelas 2 SMA hehe.. bersama rekan saya Deri Hermawan kita satu-satu nya peserta yang masih duduk di bangku SMA di antara teman-teman yang mungkin sudah tua dan anak-anak kuliahan :D dan rekan-rekan lain pun tidak menyangka hehe

               Ya, dalam perjalanan ini pun saya bergabung dengan rombongan Petualang Cilegon yang memiliki nama komunitas CAT (Cilegon Adventure Team) sempat ragu untuk ikut pergi karena jadwal sekolah yang harus di jalani saya dan Deri pun sempat bingung akhirnya jalan untuk ke Semeru pun ada, hehe ya kami berdua bolos sekolah selama kurang lebih 5 hari tersebut :D okee lanjut ke perjalanan tiba di hari H tanggal 14 kami berkumpul di stasiun kereta api cilegon, ya kalian taulah kita ngirit sehingga harus menggunakan transportasi yang bisa di bilang murah dan efisien ya walaupun harus berdesak desakan :D hehehe itung-itung pengalaman , ya gaa ? :p


Deri : kaos biru, Saya: kemeja Hitam di St. Cilegon


              Sesampainya di Jakarta tepatnya stasiun kereta api Tanah Abang Tim (sebutan untuk rombongan kami) pun segera ,encarter kendaraan untuk mengangkut Tim menuju stasiun kereta api pasar Senen di karenakan jadwal dari stasiun tanah abang ke malang tidak ada maka kami segera bergegas menuju stasiun pasar senen, di dalam kendaraan yang Tim tumpangi pun berdesakan karena kami membawa tas yang amat besar hehe sebutan anak-anak itu kulkas bhahaha :D sesampainya di stasiun pasar senen pun Tim Leader segera memesan tiket dan sambil menunggu rekan-rekan dari jakarta yang masuk dalam Tim kami .. pukul 14 kereta segera berangkat dan Tim pun segera bergegas mencari nomor tempat duduk dan mengamankan kulkas pad tempatnya haha..

              Walaupun sudah bergegas cepat tetap saja kereta api kelas ekonomi masih memasukkan penumpang yang tidak memiliki nomor tempat duduk sehingga di dalam kita harus berdesak-desakan -___- .. ya anda bisa bayangkan -___-

okeeee bersambung dulu ya saya pengen maen PES dulu hihihihi kangen sama Juventus :D , jangan lewatkan episode selanjutnya dari petualangan Semeru saya :D


BONUS PICT :
Saya dan Ranu Kumbolo


On The Way Summit Mahameru jam 6 kurang kalo ga salah

Erupsi Semeru